Cara Memasang Script Anti Bom Klik AdSense di Bloger

Cara Memasang Script Anti Bom Klik AdSense di Bloger

Cara Memasang Script Anti Bom Klik AdSense di Bloger

iNDZGN - Bagi seorang publisher Google AdSense mungkin sudah tidak asing dengan istilah bom klik, invalid click atau klik tidak sah. Pada AdSense sendiri hal tersebut merupakan suatu tindakan yang tidak dibenarkan dan sangan merugikan sang publisher AdSense. Bom klik tersebut sangat berdampak dan menjadi kekhawatiran para publisher akan keamanan aku Google AdSense nya.

Memasang script anti bom klik ikla AdSense di blog platform blogspot, blogger.com sangat disarankan untuk blog yang sudah dimonetize AdSense. Script tersebut sangat ampuh untuk mengantisipasi dari tindakan bom klik yang secara sengaja ataupun tidak disengaja.

Apa itu Bom Klik Iklan?


Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas tadi, Bom Klik Iklan adalah kegiatan dan tindakan bom klik iklan AdSense dengan secara sengaja adalah tindakan buruk yang dapat merugikan pemilik blog atau publisher, tujuan dari tindakan tersebut umumnya untuk menghancurkan dan menghilangkan iklan AdSense pada blog yang bersangkutan. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengklik iklan di blog secara berulang-ulang pada satu komputer yang memiliki satu IP Address.

Terjadinya Bom Klik


Mengklik iklan secara sering dapat menjadi indikator hasil pendapatan dari AdSense, tapi klik iklan manual atau bom klik adalah tindakan yang tidak dibenarkan. Banyak faktor terjadinya bom klik dan invalid click pada iklan AdSense, dan berikut adalah faktor yang sering menjadi penyebab terjadinya tindakan bom klik tersebut.

1. Terganggu dengan iklan

Pemasangan iklan yang berlebihan hingga pada iklan melayang atau pop up yang menutupi konten (artikel) merupakan faktor yang sering menjadi terjadinya sebuah bom klik. Hal ini bisa saja dilakukan secara sengaja ataupun tanpa disengaja.

2. Tidak tahu mana iklan mana konten

Disini pengunjung blog tidak mengetahui tentang iklan AdSense, dan diperburuk dengan blog yang memiliki iklan sangat banyak. Sudah pasti pengunjung atau visitor seperti ini akan susah membedakan mana yang konten dan mana yang iklan sehingga  melakukan klik sembarangan dan menjadi bom klik, invalid click, atau klik iklan tidak sah. Biasanya bom klik ini terjadi karena ketidaksengajaan, kesalahpahaman atau ketidaktahuan.

3. Tidak suka dengan blognya (mengerti AdSense)

Pada faktor ini bom klik terjadi karena mereka tidak menyukai blog kamu. Alasannya diantaranya:

  • Pengunjung idak menemukan solusi yang mereka cari
  • Seseorang yang tidak menyukai blog kamu (pribadi)
  • Iri (mungkin)

Pada poin ini bom klik terjadi karena unsur sengaja dan untuk tujuan tertentu.

Mencegah Bom Klik Iklan


Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menangkal dan mengatasi bom klik iklan AdSense pada blog. berikut tips yang bisa menjadi referensi untuk menghindari terjadinya bom klik iklan AdSense di blog:

1. Jangan membagikan url blog di grup.

Sangat penting sekali menghindari membagikan link blog di sebuah grup blog, blogger, maupun grup AdSense. Di dalam grup tersebut biasanya banyak orang yang tergabung sudah mengetahui tentang dunia blog dan AdSense. Tentu mereka sudah memiliki blog. Biasanya alamat blog yang diketahui anggota grup akan menjadi sebuah referensi atau contoh atau juga bisa menjadi saingan karena dengan topik blog yang sama.

2. Membuat konten blog yang berkualitas

Buatlah lebih banyak konten atau artikel yang berkualitas untuk mengisi blog kamu dan biarkan pengunjung menemukan blog kamu melalui mesin pencari. Pengunjung organik akan lebih menghargai sebuah konten kamu tanpa melakukan tindakan bom klik, ini akan sangat berbeda jika kamu membagikannya ke media sosial atau ke dalam sebuah grup.

3. Mencopot unit iklan AdSense

Jika kamu mendapati adanya sebuah klik iklan yang tidak sah pada halaman laporan AdSense, segera cpot unit iklan tersebut dari blog. Kamu bisa melihat laporan lengkap tentang klik tidak sah atau invalid click dan lainnya pada dashboard AdSense.

Cara Memasang Script Anti Bom Klik AdSense di Blogger


Buka dashboard Blogger > Klik menu Tema dan Edit HTML > Tambahkan kode di bawah ini sebelum tag </head> atau </body>

<script>
//<![CDATA[
function downloadJSAtOnload(){var e=document.createElement("script");e.src="https://cdn.jsdelivr.net/gh/Arlina-Design/phantom@master/antiboomclick.js",document.body.appendChild(e)}window.addEventListener?window.addEventListener("load",downloadJSAtOnload,!1):window.attachEvent?window.attachEvent("onload",downloadJSAtOnload):window.onload=downloadJSAtOnload;
//]]>
</script>

Atau bisa juga dengan kode di bawah ini.

<script>
//<![CDATA[
function downloadJSAtOnload(){var e=document.createElement("script");e.src="https://cdn.jsdelivr.net/gh/Arlina-Design/view@master/clickonme.js",document.body.appendChild(e)}window.addEventListener?window.addEventListener("load",downloadJSAtOnload,!1):window.attachEvent?window.attachEvent("onload",downloadJSAtOnload):window.onload=downloadJSAtOnload;
Arlina.init({click:3,interval:23000});
//]]>
</script>

click:3 - Jumlah maksimum klik, dan akan dimuat kembali setelah interval
interval:23000 - Memuat ulang waktu dalam milidetik

Kemudian klik tombol simpan tema dan selesai.


Cara Kerja Script Anti Bom Klik Iklan AdSense


Script di atas bekerja dengan menghindari aktivitas klik iklan berulang-ulang yang dilakukan oleh satu user dengan IP yang sama. Blog yang sudah terpasang script tersebut secara otomatis akan menyembunyikan iklan apabila seseorang telah mengklik iklan sebanyak 3 kali pada satu IP Address.

Perlu diketahui, menjadi seoarng publisher AdSense bukanlah hal yang mudah. Banyak waktu dan perjuangan untuk dapat diterima menjadi seorang Publisher AdSense.

Demikian informasi artikel terkait Cara Memasang Script Anti Bom Klik Iklan Adsense di Blogger. Jangan lupa share artikelnya, terima kasih.
Pengertian Page View, CPC, CTR dan RPM dalam AdSense

Pengertian Page View, CPC, CTR dan RPM dalam AdSense

 

Pengertian Page View, CPC, CTR dan RPM dalam AdSense

iNDZGN - Pada saat kita berinteraksi dengan Google Adsense, kita akan mengenal beberapa istilah yang sering dijumpai ketika memantau perkembangan pendapatan Adsense yang kita miliki. Beberapa istilah tersebut diantaranya Page Impression, CPC, CTR, CPM, dan eCPM.


Istilah tersebut merupakan informasi analisa yang diberikan oleh Google Adsense bagi para publishernya, menyangkut data yang berkaitan dengan penghasilan Adsense yang mereka dapatkan.


Nah mengenai pengertian dari judul artikel pada kali ini, simak ulasan di bawah ini.


1. Page View

Page View / Page impression atau impressi jika diterjemahkan "Tampilnya halaman", merupakan jumlah yang menunjukan berapa kali halaman yang mengandung kode unit iklan ditampilkan oleh pengunjung blog atau situs, nilainya tidak dipengaruhi oleh jumlah iklan yang di letakan pada halaman tersebut, jika iklan yang di letakan pada halaman yang ditampilkan berjumlah 3 buah unit iklan, kemudian pada halaman tersebut tampil sebanyak 10 kali, maka Page impressionnya tetap saja adalah 10. 


Istilah Impression bukan hanya ada pada Google Adsense, istilah ini dikenal juga untuk Webmaster Tool. Jika di Google Adsense impression adalah jumlah halaman yang mengandung unit iklan adsense tampil, sedangkan di webmaster istilah impression berkaitan dengan jumlah halaman ditemukan oleh mesin pencari berdasarkan kata kunci yang dijadikan kriteria pencarian. Semakin banyak impression, semakin menunjukan bahwa halaman dalam blog kita mudah ditemukan oleh mesin pencari.


Untuk mendifinisikan klik yang berkaitan dengan unit iklan Adsense adalah bahwa klik disini mengandung arti akumulasi jumlah klik yang diperoleh setiap unit iklan Adsense yang kita pasang.


2. CPC (Cost Per Click)

Merupakan biaya yang ditawarkan oleh advertiser atau si pemasang iklan untuk tiap klik iklannya. Setiap kali iklan Adsense tersebut diklik pengunjung maka dollar yang akan didapatkan sejumlah nilai CPC untuk iklan tersebut. semakin besar nilai CPC maka semakin besar pula peluang untuk mendapatkan dollar dari iklan tersebut.


Banyak faktor yang bisa mempengaruhi nilai CPC setiap iklan Adsense, diantaranya adalah jumlah iklan dalam halaman, jenis iklan yang dipilih, sumber pengunjung dan lain sebagainya.


Google sangat merahasiakan nilai CPC bagi setiap iklannya, hanya advertiser dan pihak Google Adsense saja yang lebih tau mengenai nilai CPC tiap unit iklannya. Namun saat ini ada tool yang bisa kita gunakan untuk memprediksi nilai CPC. Nilai CPC bagi tiap unit iklan berbeda satu sama lain tergantung dari kata kunci tertentu. Salah satu tool yang sangat direkomendasi untuk menemukan kata kunci yang memiliki nilai CPC tinggi atau lebih dikenal dengan istilah high paying keyword adalah SEMRush. Caranya kamu bisa baca tentang Cara menemukan High Paying Keyword pada google adsense.


3. CTR (Click Through Rate)

adalah perbandingan dalam bentuk persentase guna menghitung antara jumlah klik dan jumlah unit iklan Adsense yang bersangkutan tampil, jika iklan tampil sebanyak 1000 kali, kemudian iklan tersebut mendapatkan klik sejumlah 10 kali maka nilai CTR nya dapat dihitung sebagai berikut (10/1000 x 100%)=1%, jadi jika dalam 1000 kali tampil, iklan mendapatkan klik pengunjung sebanyak 10 kali, berarti nilai CTR untuk iklan tersebut adalah 1%.


Nilai CTR secara tidak langsung dapat menginformasikan, prilaku normal klik terhadap satu unit iklan, dan CTR menjadi referensi google maupun publisher guna memantau prilaku klik normal pada unit iklan yang bersangkutan. Nilai normal untuk CTR adalah 0% sampai dengan 5%, atau bisa juga lebih dari itu tergantung dari jumlah klik terhadap iklan tersebut. Namun apabila nilai CTR lebih dari 100% dapat diartikan itu sudah terindikasi adanya tindakan tidak normal. Kasus tersebut bisa terjadi karena adanya bom klik, klik terus menerus pada iklan yang sama lebih dari 1 kali. Kita harus terus memantau dan mewaspadai jika dalam akun Google Adsense yang kita kelola mendapatkan informasi nilai CTR dengan nilai besar atau lebih dari 100%. Apabila terindikasi adanya tindakan kecurangan atau bom klik maka resikonya adalah akun Adsense kita bisa saja terkena banned.


4. RPM (Revenue Per Thoushand Impression)

adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000) yang didapatkan dari iklan-iklannya. Sebagai contoh, publisher yang menghasilkan $200 dari 50.000 impressi akan memiliki nilai CPM sebesar $4 (nilai tersebut didapat dari perhitungan [jumlah penghasilan /(impressi/1000)]= (200/(50.000/1000)=200/50=4.


5. Estimated Earning

adalah perkiraan jumlah penghasilan yang kita peroleh dari iklan Adsense yang kita pasang. Nilai estimated earning adalah hasil kali antara Jumlah click dengan CPC. Maka semakin besar nilai CPC, akan semakin besar pula estimated earning yang akan kita peroleh. Kemudian juga semakin banyak jumlah klik iklan tersebut akan semakin besar pula pendapatan yang kita peroleh.


Demikian artikel terkait Pengertian Page View, CPC, CTR dan RPM dalam AdSense, semoga bisa membantu.

Mengoptimalkan Jumlah Klik dan Pendapatan Adsense di Blog

Mengoptimalkan Jumlah Klik dan Pendapatan Adsense di Blog

Mengoptimalkan Jumlah Klik dan Pendapatan Adsense di Blog

iNDZGN - Hallo indzgners, untuk yang masih bingung bagaimana caranya meningkatkan CTR (Jumlah Klik) iklan adsense di blog atau website kamu, mungkin bisa mengikuti tips saya yang satu ini yaitu mengenai Cara Mengoptimalkan Jumlah Klik dan Pendapatan Adsense di Blog.

Tips yang saya berikan ini sudah pasti sesuai dengan panduan kebijakan Google Adsense dan yang pasti sudah melalui uji coba dari Googlenya langsung. Simak beberapa tips berikut ini dan terapkan di blog yang kamu kelola.

Mengoptimalkan Jumlah Klik dan Pendapatan Adsense di Blog


1. Untuk halaman depan (Index)
Biasanya pandangan mata pengunjung ketika berkunjung ke sebuah web atau blog khususnya pada halaman homepage adalah bagian atas. Maka dari itu, Google menyarankan agar kita menempatkan iklan dengan ukuran besar pada bagian atas, misalnya ukuran 728x90 atau 300x250. Iklan ini juga bisa ditempatkan diantara postingan. Selain itu, bisa juga ditambahkan tipe iklan pencarian pada bagian kanan atas.

2. Penempatan iklan pada halaman kategori
Tak jauh berbeda dengan penempatan iklan pada halaman homepage. Di halaman kategori, mata pengunjung blog atau website biasanya tertuju di bagian atas. Maka dari itu, kita juga harus menempatkan iklan ukuran besar 728x90 atau 300x250 pada sisi kiri atas. Mengingat arah membaca dari kiri ke kanan, maka tempatkan juga iklan berukuran 160x600 di bagian kanan bawah untuk menarik perhatian pengunjung blog setelah mereka selesai membaca artikel. Dan terakhir tempatkan juga tipe iklan pencarian pada bagian kanan atas.

3. Penempatan iklan pada halaman konten
Ini adalah bagian terpenting dari sebuah blog atau website. Konten yang bagus pastinya akan membuat pengunjung blog betah dan secara otomatis menaikkan peringkat blog itu sendiri. Nah, untuk penempatan iklan pada halaman konten kita bisa menempatkan jenis iklan link di bawah judul artikel dengan ukuran 488x15. Kemudian di pojok kiri atas bisa ditempatkan iklan dengan ukuran 300x250. Di akhir artikel bisa juga ditempatkan iklan link dengan ukuran 400x15 dan iklan ukuran 728x90 atau 468x60. Yang terakhir, di sisi kanan bawah kita bisa menempatkan iklan ukuran 160x600.

Penempatan iklan yang bagus pastinya bisa menambah CTR (jumlah klik) pada blog atau website yang kamu kelola. Perlu dicatat juga, maksimal jumlah iklan harus sesuai kebijakan Google adsense yakni 3 buah iklan konten, 3 buah iklan link dan satu buah iklan pencarian.

Itu tadi sedikit tips dari saya mengenai cara Mengoptimalkan Jumlah Klik dan Pendapatan Adsense di Blog. Semoga pendapatan blog kamu meningkat dari bulan-bulan sebelumnya. Terimakasih.
Cara Meraup Dollar dari Blog

Cara Meraup Dollar dari Blog

Cara Meraup Dollar dari Blog

Indzgn - Blog merupakan salah satu media yang bisa kita manfaatkan untuk menerbitkan artikel, membahas suatu masalah atau berbagi tentang suatu hal yang banyak dicari, baik itu hanya untuk keperluan pribadi atau untuk konsumsi publik, berbagi sesuatu artikel diblog sangat berpeluang besar akan dibaca orang, alternatif blog menjadi pilihan untuk hal-hal tersebut karena banyak sekali penyedia layanan blog gratisan yang bisa kita gunakan, dengan hanya bermodalkan koneksi internet, kemauan dan pengetahuan online serta mampu memuat artikel, sebuah blog bisa kita miliki tanpa mengeluarkan uang sepeserpun.

Tujuan seseorang membuat blog sangat beragam, ada yang hanya sekadar menyalurkan hobi menulis artikel, ada yang hanya sekadar sharing dan tujuan lainnya. Namun perlu kita ketahui untuk saat ini blog bisa kita manfaatkan untuk mendapatkan penghasilan dalam bentuk uang, benarkah?

apakah memang benar kita bisa mendapatkan uang dari hanya sekedar ngeblog?,  jawabannya adalah Ya memang benar blog bisa kita jadikan sebagai wadah untuk mendapatkan penghasilan, dan bahkan saat ini banyak sekali para blogger di luar sana yang tadinya hanya sekadar menjadi part time blogger, aktifitas ngeblog hanya sekedar untuk mengisi waktu luang saja, kini beralih menjadi full time, ngeblog sepanjang waktu, bahkan ada juga yang pada awalnya bekerja di kantoran atau memiliki pekerjaan pokok kini ada yang berani keluar dari pekerjaannya hanya untuk sekedar memilih menjadi full time blogger. mereka merasa blog memang bisa diandalkan untuk urusan menghasilkan uang dan bahkan penghasilan dari ngeblog bisa melebihi penghasilan dari pekerjaan offline mereka.

Ada beberapa keuntungan dari memilih ngeblog untuk mendapatkan penghasilan, salah satunya adalah mereka tidak terikat waktu, yang terpenting punya target penghasilan bisa mereka raih, selain itu dekat dengan keluarga dan bisa dikerjakan dirumah.

Cara Mendapatkan Uang dari Blog

Lantas Bagaimanakah caranya agar aktifitas ngeblog ini bisa mendapatkan penghasilan ?, untuk sebagian orang awam atau yang baru belajar barangkali akan bertanya, darimana harus memulai, artikel ini khusus disajikan untuk kamu yang memang ingin memahami cara ngeblog untuk mendapatkan penghasilan, berikut tahapan-tahapan yang bisa kamu ikuti:

1. Punya blog
Tentu saja langkah pertama yaitu memiliki sebuah blog, baik itu berbayar maupun gratisan, untuk tahap awal lebih baik mulai dengan membuat blog gratisan, seperti misalnya kita bisa memulai membuat blog di blogspot.com atau di wordpress.com.

2. Memilih Niche atau Topik Blog
Langkah selanjutnya adalah menentukan topik blog, yaitu topik yang menjadi fokus untuk artikel-artikel yang akan kamu terbitkan melalui sebuah blog yang sebelumnya kamu buat, sebaiknya ketika memilih topik lebih diutamakan memilih topik yang memang benar-benar dikuasai, sebagai contoh jika kamu mahir dalam masalah SEO sebaiknya memilih topik utama tentang SEO, jika kamu mahir mengotak-atik komputer kamu bisa memilih teknik tips dan trik tentang komputer dan lain sebagainya.

3. Mulai Membuat Artikel Secara Konsisten
Tahap berikutnya setelah kamu menentukan topik utama untuk blog yang kamu buat adalah kamu harus mulai membuat artikel yang sesuai dengan topik yang sudah kamu tentukan sebelumnya, ada baiknya membuat artikel secara berkesinambungan, jika mampu 1 hari satu artikel itu akan lebih baik jika tidak minimal 4 artikel setiap bulan itu cukup, semakin kamu sering membuat artikel maka itu akan semakin baik untuk memonetisasi blog yang kamu miliki atau untuk menjadikan blog kamu bisa mendapatkan penghasilan.

4. Daftar Sebagai Mitra atau Publisher Google Adsense
Sebenarnya banyak cara yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan uang melalui blog, namun pada artikel kali ini saya ingin membahas Google Adsense sebagai salah satu alternatif yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan penghasilan lewat ngeblog, jika kamu masih awam tentang Google AdSense, kamu bisa membaca artikel tentang Apa itu google Adsense ?, supaya kamu memiliki gambaran, setelah itu kamu bisa mendaftar melalui fasilitas yang disediakan pada blogspot kamu untuk menjadi publisher Google Adsense.

Setelah kamu diterima menjadi mitra google adsense, kamu akan difasilitasi dengan akun google adsense. Melalui fasilitas akun google adsense, kamu bisa mendapatkan kode iklan google yang bisa diterapkan pada blog yang kamu miliki. Cara kerja google adsense adalah jika ada pengunjung yang klik iklan adsense yang kamu pasang berarti kamu akan mendapatkan penghasilan sebesar nilai CPC (Cost Per Click) atau biaya per klik iklan tersebut, nilai paling kecil untuk tiap klik adalah 0,001$ dan yang paling besar bahkan bisa sampai 10$ per kliknya tergantung dari jenis iklan yang diklik pengunjung. setiap dollar yang kamu peroleh akan di kirimkan dan dicatat pada rekening virtual Google Adsense kamu yang terdapat pada fasilitas akun Google Adsense, ketika jumlah uang yang kamu peroleh sudah melebihi ambang batas pembayaran, baru kamu bisa mencairkan uang tersebut, nilai minimal untuk dicairkan yaitu 100$ .

5. Menjaring Visitor atau Pengunjung Blog
Langkah berikutnya yang menjadi agenda kamu untuk memonetisasi blog, setelah blog kamu memiliki jumlah artikel cukup banyak dan sudah dipasang iklan Adsense yaitu menjaring pengunjung. Banyak cara yang bisa kamu lakukan supaya banyak pengunjung mengunjungi blog kamu, bisa melalui optimasi SEO,baik optimasi SEO Onpage maupun optimasi SEO Offpage, bisa melalui media promosi gratisan dengan memanfaatkan media social seperti facebook, twitter dan media social lainnya, atau promosi secara langsung dari mulut-kemulut. Kamu bisa mencari banyak referensi yang tersedia di internet mengenai bagaimana cara untuk menjaring pengunjung, semakin banyak pengunjung yang mengunjungi blog kamu itu akan semakin baik.

Itu tadi sedikit penjelasan mengenai Cara Meraup Dollar dari Blog, semoga bermanfaat. Share artikel ini ke sosial media kamu supaya banyak teman kamu yang ikut menerapkan. Terimakasih.
Beberapa Istilah dalam Google Adsense

Beberapa Istilah dalam Google Adsense

Beberapa Istilah dalam Google Adsense

iNDZGN - Kita tahu Google Adsense adalah media periklanan yang cukup menjanjikan dan paling banyak atau bahkan Terbanyak yang digunakan oleh para blogger saat ini. Tak sedikit blogger yang sering mendapatkan ratusan hingga ribuan dollar hanya dalam kurun waktu satu bulan. Namun, penghasilan sebesar itu tentu tidak didapatkan dengan gampang sama halnya dengan membalikkan telapak tangan. Ada banyak proses yang harus dikerjakan untuk hasil yang cukup memuaskan. Umpama dalam pelajaran fisika seakan usaha berbanding lurus dengan hasil pendapatan yang diperoleh.

Untuk blogger yang masih belum berhasil diterima Google Adsense menjadi mitranya. Teruslah berusaha, teruslah mengoptimasi blog sebaik mungkin. Sikap putus asa bukan solusi agar diterima menjadi mitra Google Adsense. Pada artikel ini saya tidak membahas bagaimana proses registrasi agar diterima oleh Google Adsense lebih jauh, melainkan berbagi sedikit informasi mengenai istilah-istilah yang digunakan dalam Google Adsense. 

Mungkin kamu sering mendengar istilah tentang CPC, CPM, CTR, RPM dan lain sebagainya. Tapi, apakah kamu tahu apa maksud dari istilah tersebut?. Berikut ini sedikit informasi dari istilah-istilah tersebut yang bisa saya bagikan pada artikel kali ini.

CPC: COST PER CLICK Artinya adalah Biaya Per Klik. Istilah ini digunakan untuk menghitung biaya iklan per-kliknya. Pada dasarnya biaya klik setiap iklan yang tampil di blog atau website ditentukan oleh pengiklan. Nilai CPC antara iklan dengan iklan lainnya tentu berbeda-beda. Setiap unit iklan yang muncul di blog berbeda beda antara satu dan lainnya hal itu bergantung dari kata kunci tertentu. Nilai CPC periklan hanya diketahui oleh pengiklan dan pihak Google Adsense saja. Publisher tidak diberitahukan tentang hal ini.

CPM: COST PER MILLE Dalam bahasa Indonesia singkatan tersebut dikenal dengan istilah
BPS artinya biaya per seribu. Artinya, penayang iklan atau publisher akan menerima pembayaran berdasarkan perhitungan per seribu impresi halaman blog. CPM merupakan bayaran tersendiri diluar CTR (CTR akan dijelaskan berikutnya) yang terjadi pada blog.

CTR: CLICK THROUGH RATE digunakan untuk menghitung jumlah klik yang terjadi kemudian dibagi dengan jumlah tayang iklan di blog. Misalnya, jika iklan dalam suatu blog mendapat tayangan sebanyak 2000 kali dan mendapatkan klik iklan sebanyak 10 kali, maka penghitungan CTR ialah 10/2000 = 0.005. Karena perhitungan di akun Adsense dalam bentuk persen, maka hasilnya ialah 0.5%.

RPM: REVENUE PER THOUSHAND IMPRESSION digunakan untuk menghitung pendapatan rata-rata yang bisa didapatkan dari setiap 1.000 impresi. Dalam pembayaran RPM, ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi nilai kecil dan besarnya bayaran. Faktor yang mempengaruhinya yaitu jenis konten blog terhadap relevansinya dengan tayangan iklan, dan letak wilayah. RPM digolongkan menjadi tiga bagian, yaitu RPM kueri, halaman, dan permintaan iklan. Berikut penjelasannya:

1. RPM Kueri
Hitungan RPM kueri adalah pembagian antara penghasilan tertaksir dengan jumlah kueri yang terlapor kemudian dikalikan 1000.

Rumus: (Penghasilan tertaksir / Jumlah kueri) x 1000 = nilai RPM kueri dalam dollar.

Contoh:
Diketahui: Kueri tertaksi $50 dari 10.000 kueri. Maka untuk pendapatan hasil nilai RPM kueri ialah:
($50 / 15.000) x 1000 = $5.00.

2. RPM Halaman
Hampir sama dengan perhitungan RPM kueri di atas, hanya saja perhitungan RPM halaman lebih kecil dari RPM Kueri. Perhitungan pendapatan halaman per seribu tayangan (RPM) yaitu dengan membagi penghasilan tertaksir dengan jumlah permintaan iklan yang dibuat, lalu dikalikan 1.000.

Rumus: (Penghasilan tertaksir / Jumlah halaman tampil) x 1000 = nilai RPM halaman dalam dollar.

Contoh:
Diketahui: Penghasilan tertaksir ialah $0.06 dengan 50 tayangan halaman.
Maka untuk pendapatan hasil nilai RPM halaman ialah:
($0.06 / 50) x 1000 = $1.2.

3. RPM Permintaan Iklan
Sama halnya dengan penghitungan nilai RPM yang lainnya, pendapatan permintaan iklan per seribu tayangan (RPM) dihitung dengan membagi penghasilan tertaksir dengan jumlah permintaan iklan yang dibuat, kemudian dikalikan 1.000. Contohnya dapat menyesuaikan seperti di atas. Perlu diketahui, terkait dengan nilai RPM, semuanya diberitahukan dalam bentuk nilai tertaksir, termasuk hasil akhirnya setiap hari. Namun, tentu saja hasil yang diberikan belumlah final. Sebab, banyak syarat-syarat yang harus terpenuhi untuk mendukung kevalidan dari setiap klik yang terjadi pada setiap iklan.

Jadi, kita hanya benar-benar berharap dan percaya sepenuhnya dengan apa yang telah ditentukan oleh Google Adsense. Pastinya pihak Adsense tidak ingin membuat rugi antara pengiklan dan penayang iklan/publisher, terlebih dalam menjaga kerugian pada pengiklan.

Demikian informasi yang saya bagikan kali ini mengenai Beberapa Istilah dalam Google Adsense. Meskipun tidak lengkap, tapi setidaknya sedikit gambaran yang telah diuraikan di atas dapat membantu kamu dalam menjalankan dan memanage akun Google Adsense kamu.
Source: indzign.blogspot.com
Menambahkan Pesan Pendeteksi Adblock dengan Javascript

Menambahkan Pesan Pendeteksi Adblock dengan Javascript

Menambahkan Pesan Pendeteksi Adblock dengan Javascript

iNDZGN - Sesuatu yang sangat menjengkelkan memang jika ada orang yang memasang plugin adblock dan menghambat pendapatan blog kita. Ya, karena pendapatan terbesar kita dari blog adalah dari iklan terutama Google Adsense. Mengutip dari artikel blog Arlina Design, admin akan menjelaskan bagaimana cara Menambahkan Pesan Pendeteksi Adblock dengan Javascript.

Jika kamu ingin mengetahui apakah pengunjung di blog kamu memblokir iklan adsense atau tidak, kamu bisa melakukannya dengan kode javascript yang akan admin bagikan untuk kamu ini.

Cara kerja dari Javascript ini adalah mendeteksi ekstensi atau plugin Adblock secara otomatis jika pengunjung blog kamu kedapatan menggunakan plugin tersebut pada browser yang mereka gunakan. Ketika pengunjung kamu membuka blog milikmu dan mengaktifkan plugin adblock, maka akan muncul sebuah pesan khusus. Kode javascript ini sudah mendukung format baru dari data iklan responsif asyncronous Adsense, dan memanfaatkan selector inf.adsbygoogle kemudian merubahnya dengan sebuah pesan ketika adblock di browser aktif.

Kode ini cukup ringan untuk kamu gunakan, jadi tak perlu khawatir jika kode javascript ini membebani kecepatan loading blog kamu.

Menambahkan Pesan Pendeteksi Adblock dengan Javascript

1. Login ke Blogger -> Buka Template Editor -> Kemudian tambahkan kode di bawah ini sebelum tag </body>


//<![CDATA[
// Adblock Detected
window.onload=function(){setTimeout(function(){var e=document.querySelector("ins.adsbygoogle");e&&0==e.innerHTML.replace(/\s/g,"").length&&(e.style.cssText="color:rgba(0,0,0,0.5);font-weight:700;font-size:110%;padding:20px;margin:auto;text-align:center;text-decoration:none;display:block!important;background:rgba(0,0,0,0.02);border:1px solid rgba(0,0,0,0.08)",e.innerHTML="Tampaknya Anda memblokir iklan Google AdSense di browser Anda")},2e3)};
//]]>
</script>

Contoh Tampilan:
Pesan Khusus Adblock

Keterangan:

e.style.cssText="color:rgba(0,0,0,0.5);font-weight:700;font-size:110%;padding:20px;margin:auto;text-align:center;text-decoration:none;display:block!important;background:rgba(0,0,0,0.02);border:1px solid rgba(0,0,0,0.08)"

Silahkan modifikasi kode diatas sesuai selera kamu. Kode diatas merupakan CSS tampilan pesan yang ada pada Javascript paling atas.

e.innerHTML="Tampaknya Anda memblokir iklan Google AdSense di browser Anda"

Ganti pesan di atas sesuai selera kamu. Pesan diatas merupakan potongan dari kode Javascript paling atas.

2. Jika sudah selesai semua kamu tambahkan, simpan template kamu kemudian cek aktifkan adblock pada browser yang kamu gunakan dan buka blog kamu untuk memastikan kode berjalan dengan baik.

Demikian informasi mengenai Menambahkan Pesan Pendeteksi Adblock dengan Javascript, semoga bermanfaat untuk kamu. Jangan lupa share juka artikel ini ke sosial media kamu.
Cara Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain

Cara Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain

Cara Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain

iNDZGN - Sebagai seorang Publisher Adsense sudah pasti kamu mengetahui peraturan-peraturan atau kebijakan yang ditetapkan oleh Google Adsense sebagai sarana untuk memonetasi blog dan kamupun harus turut mengikuti setiap peraturan yang ada agar tidak melanggar ketentuan yang diberikan.

Tetapi memenuhi semua peraturan saja masih belum cukup, kita juga harus memonitor setiap kejanggalan yang biasa diberitahukan lewat notifikasi pada dashboard Adsense. Salah satu kejanggalan ini adalah kode unit iklan Adsense dipasang pada situs yang bukan milik kita.

Dalam 7 hari terakhir, kode iklan kamu sangat sering muncul di situs yang bukan milikmu. Untuk mencegah hilangnya pendapatan, pastikan untuk menambahkan situs tersebut ke daftar situs milik kamu di Pengelolaan Situs.

Entah apa tujuan dari pencurian kode iklan tersebut, yang pasti jika si pencuri menyalahgunakan kode iklan Adsense milik kita dan dipasang di blog yang melanggar peraturan tentunya itu akan berdampak buruk bagi pendapatan Adsense bahkan jika berlarut kemungkinan besar akun Adsense kita akan dinonaktifkan.

Sebelum hal ini terjadi, admin memberikan sedikit tips untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan yaitu dengan mengaktifkan fitur Otorisasi Situs. Fungsi dari fitur Otorisasi Situs ini untuk memberikan izin kepada situs tertentu yang diperbolehkan menampilkan iklan adsense, sedangkan untuk unit kode iklan yang dipasang di situs lain tanpa izin tersebut tidak akan tercatat dalam pendapatan Adsense kita. 

Dengan mengaktifkan fitur Otorisasi Situs ini juga akan membuat akun Adsense lebih aman dari aktivitas blog lain yang mencuri kode iklan kita.


Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain


Pertama tama silahkan masuk ke akun adsense kamu, kemudian klik ikon Gerigi yang ada di kanan atas setelah itu pilih menu setelan/settings.

Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain 1

Setelah itu klik Tab Pengelolaan Situs/Site Management

Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain 2

Kemudian tambahkan tanda Centang pada menu kanan Tab Pengelolaan Situs/Site Management

Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain 3

Jika kamu belum menambahkan Blog di dalam daftar situs yang kamu miliki, sebaiknya tambahkan terlebih dahulu agar penghasilan adsense kamu tercatat. Caranya dengan Klik Tambahkan Situs/Add Site

Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain 4

Demikian informasi mengenai Cara Mengatasi Kode Iklan Adsense yang Diambil Orang Lain. Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan artikel ini ke teman teman kamu lewat sosial media yang kamu punya. Terimakasih.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Daftar Adsense

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Daftar Adsense

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Daftar Adsense


iNDZGN - Google Adsense adalah salah satu program PPC (Pay Per Click) yang paling banyak digemari oleh publisher Indonesia untuk memonetize situs mereka. Sejak Google Adsense mendukung website berbahasa Indonesia tahun 2012 yang lalu, banyak sekali blogger Indonesia yang mendaftarkan blog mereka di Google Adsense. Sayangnya, untuk menjadi member serta mendapatkan penghasilan dari Google Adsense itu bukanlah hal yang mudah. Bahkan ada yang kesulitan tentang cara daftar Google Adsense, padahal sebenarnya cara mendaftar di program PPC Google ini tidaklah sulit.

Banyak blogger yang sudah mendaftar, namun tidak semua diterima menjadi publisher di Google Adsense. Itu karena  website atau blog yang didaftarkan tidak memenuhi kriteria yang diharapkan oleh Google. Pihak Google Adsense sendiri menginginkan website/ blog yang menjadi publisher mereka adalah situs-situs yang berkualitas dan memenuhi aturan (TOS) mereka.

Kalau dulu, cara daftar Google Adsense itu sangat mudah. Tapi seiring pertumbuhan dan perkembangan internet, Google Adsense sudah melakukan banyak perubahan pada layanan mereka dan disesuaikan dengan perkembangan yang ada. Membuat sebuah blog ala kadarnya dan diisi dengan konten yang sangat “dangkal”, lalu mendaftarkannya di Google Adsense adalah sebuah tindakan yang sia-sia karena pasti tidak akan diterima.

Pelajari Lebih lanjut Tentang Cara Mendaftar Google Adsense

Lalu bagaimana cara mendaftar Google Adsense agar cepat diterima? Keunikan, nilai jual, dan originalitas sebuah website adalah syarat yang sangat penting agar diterima oleh Google Adsense. PPC ini adalah program periklanan yang sama halnya dengan program periklanan lainnya. Mereka tentunya menginginkan website yang menayangkan iklan mereka bisa memberikan promosi atau pemasaran yang baik bagi para pengiklan. Sebenarnya proses mendaftarnya sangat mudah, akan tapi untuk bisa diterima pada program PPC Google ini, Kamu harus memperhatikan beberapa hal penting.

1. Membuat Konten Yang Unik di Situs Kamu
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, originalitas sebuah ide atau konten di dalam website Kamu adalah nilai penting bagi Google Adsense. Mereka memperhatikan apakah konten di dalam sebuah website bermanfaat bagi orang lain atau tidak.

Sebenarnya konten-konten di internet itu banyak yang membahas topik yang sama. Namun, cara penyajiannya atau cara penulisannya yang berbeda. Misalnya, Kamu menulis tentang “Cara Mengelola Perusahaan”, tentunya ada banyak konten di situs lain yang membahas tentang hal tersebut. Namun, cara menuliskan konten dan cara menyajikannya di blog Kamu pasti berbeda dengan konten yang ada di blog orang lain. Nah, kalau konten Kamu adalah hasil dari copy paste sumber lain, kemungkinan besar situs milikmu tidak akan disetujui untuk ikut program PPC Google Adsense.

Konten yang Kamu buat tidak harus “luar biasa” agar diterima oleh Google Adsense. Yang terpenting adalah menyajikan konten yang bermanfaat bagi orang lain dan tentunya ditulis dengan cara yang unik, bukan hasil meng-copy konten orang lain.

2. Perhatikan Umur Situs Yang Didaftarkan
Sebaiknya jangan terlalu terburu-buru untuk mendaftarkan blog Kamu ke Google Adsense karena mereka memperhatikan umur website, jumlah konten, jumlah pengunjung, page view, dan lain-lain. Bila Anda saat ini memiliki blog yang sudah berumur 6 bulan, sudah diisi banyak konten, dan memiliki unique visitor yang stabil, ini bisa meyakinkan pihak Google Adsense bahwa blog Kamu adalah tempat yang baik untuk memasang iklan.

3. Perhatikan Jumlah Konten Di Website/ Blog Kamu
Jumlah konten adalah salah satu faktor penting agar diterima di Google Adsense. Admin sendiri kurang yakin berapa jumlah konten minimun di dalam sebuah website agar bisa diterima, tapi menurut Admin pribadi akan lebih mudah diterima bila website kita memiliki banyak konten. Admin menyarankan untuk membuat minimal 60 konten artikel sebelum mendaftar di Google Adsense.

Untuk situs berbentuk blog, sebaiknya Kamu rajin meng-update konten di dalam blog Kamu karena ini bisa mempengaruhi penilaian dari pihak Google. Blog yang sering di-update oleh pemiliknya tentunya akan memiliki peluang lebih baik diterima oleh Google Adsense dibandingkan dengan blog yang jarang sekali di-update.

4. Gunakan Blogger.com atau YouTube.com
Nah, ini sangat penting untuk kita perhatikan. Jika Kamu sudah memiliki domain dan hosting sendiri, maka peluang untuk diterima oleh Google Adsense akan lebih besar, tentunya dengan memperhatikan poin-poin sebelumnya. Namun, jika Kamu ingin menggunakan domain & hosting gratis, dan ingin menjadi publisher Google Adsense, maka sebaiknya Kamu menggunakan Blogger.com.

Google Adsense tidak bisa dipasang pada blog yang dibuat dengan WordPress.com, baik itu subdomain di WordPress ataupun domain sendiri yang menggunakan free hosting di WordPress. Ini adalah kebijakan (TOS) dari pihak WordPress.com sendiri. Tentunya ini keuntungan tersendiri bagi mereka yang menggunakannya karena selama ini pihak Google selalu memberikan kesempatan pada para pengguna Blogger.com untuk memonetize blog mereka dengan program Google Adsense.

Jika Kamu tidak ingin membuat blog, masih ada cara lain, yaitu melalui YouTube.com. Tentunya Kamu harus punya beberapa konten video original yang di-upload ke YouTube.com. Video tersebut harus memiliki viewer yang cukup banyak agar bisa diterima di program Google Adsense.

5. Informasi Pendukung
Ada baiknya situs Kamu dilengkapi dengan halaman informasi pendukung, misalnya halaman About, Privacy Policy, Kontak, TOS. Ini akan membuat situs Kamu terlihat serius dan memperhatikan pengunjung blog.

Ada banyak blogger yang memiliki penghasilan rutin dari iklan Google Adsense di blog mereka, mulai dari ratusan hingga ribuan dollar per bulan. Nah, kalau Kamu ingin memonitize website/ blogmu dengan cara memasang iklan, Google Adsense salah satu program PPC yang harus Kamu pertimbangkan.

Demikian artikel mengenai Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Daftar Adsense, semoga bermanfaat.